Rabu, 17 Oktober 2012 | By: ♕Khansa Fatihah Muhammad

Earth Tailor


New Green . Ya , salah satu kota di negara Greeney . Aku tinggal disitu dengan berjuta warna . Dengan gedung-gedung pencakar langit , gedung kaca yang membuatku risih karena silau  dan membuat suasana yang panas . Taman kota yang tidak begitu indah, walaupun rumahku termasuk strategis , tapi rumahku tidak dekat dengan toko makanan , ya , Aku agak sedih dengan hal itu .

Dan kawan! Aku, Rafflesia .Kata teman-temanku, namaku unik , dan Aku bangga akan itu .Jika Kau tanyakan nama panjangku , itulah nama panjangku , karena  Aku  tidak punya nama yang lebih panjang dari “R-A-F-F-L-E-S-I-A” .

Di pagi yang tetap disinari matahari terdengar suara kawanku memanggil , suara itu berasal dari jalan raya ....

“Kkkrinngggg  ..kriiiinggg..Raffles! Raffles!” Ucap Miley yang sedang menjetikkan jarinya ke bel sepeda.

“Iya , Miley ..tunggu sebentar yaaa , Aku akan segera turun ..” Ucapku sambil menolehkan mataku ke arah jendela kamar .

“Iya , baik ... jangan lupa bawa sepeda-mu ya Rafflesia! “ Ucap Miley menteriakkan.

“Iya,iyaaa” Ucapku .

Oh iya kawan!. Miley , Dia sahabatku . Ya, sahabat lamaku semenjak Aku duduk di bangku sekolah dasar , dan kebetulan , Kami punya banyak kesamaan . Dan kata Miley ,Aku ini anak yang peduli akan alam! , dan Aku akui itu! .

Aku bergegas memakai sandal kebanggaanku , ya sandal dengan hanya warna merah garis-garis!, Aku menuruni anak tangga dan lari mengambil sepeda , lalu Aku menghampiri Miley .

“Ayo Kita pergi ke taman kota! ‘’ Ucap Miley .

Karena Aku sudah menuntun sepedaku , pastinya Aku tidak menolak tawaran itu .

Hanya sekitar 5 menit kemudian , Kami sudah sampai di taman kota , memang jaraknya hanya membutuhkan waktu tidak lebih dari delapan menit  dari rumahku . Di taman kota , disana banyak pedagang kaki lima yang berjualan banyak makanan , dan sampah para pembeli terpampang di rumput hijau taman kota .

Aku agak sedih dengan peristiwa nyata ini , bayangkan! Nenek moyang Kita yang dulu menjaga alam agar bisa Kita nikmati hari ini , malah Kita rusak dengan seenaknya .
Di taman kota , Aku dan Miley hanya bermain dan duduk , walaupun ini bukan tempat yang layak untuk menghirup udara kota .

 Sepulang habis bermain di taman kota , Aku dan Miley pulang ke rumah dan pergi ke kamar . Di kamar , Aku melihat poster tumbuhanku , dan tiba-tiba wanita cantik dari poster itu berbicara padaku .

 “Hai , Kamu wanita cantik disana” Ucap wanita itu . Sekilas , Aku takut kalau ini bukan kenyataan .  

Aku langsung menanggapi ucapan wanita cantik di posterku itu .

 “ Iya , kenapa?” ucapku .

“ Ayo , Kamu masuk kesini! Akan kutunjukkan Kau sesuatu” Ucap wanita cantik itu .

“Sesuatu apa?” ucapku .

“ Ayo ikut Aku! , Kau tidak akan celaka , kalau tentang  dimarahi oleh ibumu karena main terus , akan kupanggilkan anak buahku untuk berpura-pura menjadi Kamu , oke?” ucap wanita itu .

 “ Baiklah” ucapku meng-iyakan ajakkan wanita itu .

Aku langsung masuk ke dalam posterku itu , dan Aku lihat banyak anak-anak kecil yang nampaknya berbeda suku , satu sama lain .

 Namun , ada unsur yang cukup menarik dan langka dari tempat ini ... Sejuk sekali!  Ya , disini terdapat sungai yang bersih dan banyak pohon terdapat disini dari arah kiri dan kanan , indah sekali disini! Coba saja kota-ku seindah ini , mungkin Aku akan lebih sering pergi ke taman kota .

“ Beep-gree-who-are-you” ucap salah satu warga di tempat ini .

 Dan wanita cantik yang bernama Luna , yang ada di poster tadi , menerjemahkan maksudnya .

 “ Beep-gree = salam  Who-are-you = siapa Kamu ? “  .

Dan Aku menjawab “Beep-gree-too-I-Am-Rafflesia” .

 “Nice-to-meet-You” Ucap Exo makhluk tadi yang menyapaku .

“Nice-to- meet-You-too” Ucapku .

Dan , dalam benakku , nampaknya Exo ini  berbicara layaknya sebuah robot , yap! Agak gagap .  Dengan “berselimuti” daun-daun di tubuhnya , dan memakai sepatu kayu , Exo mengajakku untuk mengelilingi kota ini dan menawarkan kamar kosong untukku .

Sesampainya di kamar , Aku langsung diizinkan untuk tidur di kasur untuk  beristirahat , dan Aku langsung menyutujuinya dan beristirahat .

“Toktoktok..Raffles!  . Ucap Luna mengetuk pintu kamar .

“Iya .. masuk saja ...” Ucapku .

“Maaf menggangu tidur nyenyakmu .. Kamu mau coklat tidak ? “ Ucap Luna .

“Boleh , kalau tidak memberatkanmu ..”  .

“Hahaha.. tentu saja itu tidak akan memberatkanku“  Ucap Luna sambil menyugguhi sebatang coklat untukku .

“ Hahaha , baiklah terimakasih” Ucapku sembari menerima coklat itu .

Coklat yang Aku makan ini , rasanya berbeda sekali , walaupun agak pahit , tapi rasanya enak , mungkin selama ini , inilah yang namanya coklat murni dari pohon cocoa ..

“Kamu suka coklat ini?” ucap Luna  .

“Sangat .. darimana Kau dapatkan coklat ini , Luna?” .

“Aku mendapatkannya dari hasil panen pohon cocoa-ku ..semua masyarakat disini suka menanam sesuatu untuk kebutuhan mereka masing-masing . Bayangkan , Jika saja tangan manusia-manusia tidak bertanggung jawab itu terus menebang pohon untuk hal yang tidak berguna , Kita tidak akan menikmati coklat seperti ini “  .

Wah .. ternyata tanpa Aku sadari , hal kecil seperti coklat yang Aku suka , kelak bisa akan hilang , apakah penerus generasi bangsa ini tidak akan merasakan coklat yang begitu lezatnya ? ya , karena coklat itu lezat , menurutku .

“Iya , mungkin pada suatu saat , Aku akan membentuk komunitas pecinta alam .. untuk melestarikan kehijauan bumi ini! Pasti bumi ini akan tersenyum manis setiap harinya “ Ucapku pada Luna  .

“Tidak usah komunitas juga bisa , Raffles . Semua itu bisa Kamu mulai dari Dirimu sendiri ” .

“Wah betul juga ya , Luna .. tapi Aku bingung harus mulai darimana .. kalau masalah tidak membuang sampah sembarangan sih , Aku sudah mulai menjalankannya .  Ucapku .

“Kalau menyalakan AC (Air Conditioner / Pendingin Ruangan ) di siang hari bagaimana?” Ucap Luna tersenyum menyengir .

“ He-hehee .... tapi Luna , Udara pada siang hari begitu panas dan juga menyengat , Aku sungguh tidak tahan..” .

“Tapi kan , kalau Kamu dan kawan-kawanmu atau generasi selanjutnya terus menjaga adanya pohon , terus menjaga udara bersih dan sehat , dan menjaga air untuk bisa terus terpakai oleh semua manusia untuk cuci tangan , mandi , cuci piring , cuci baju , dan kegiatan dengan fasilitas air lainnya ,  Kamu akan bisa lebih mendapatkan udara dingin tanpa menyalakan AC .Betul tidak?” Ucap Luna menjelaskan . 

“ Iya juga sih , mungkin Aku akan memulai dariku , lalu keluargaku , baru masyarakat luar” Ucapku .

“ Dua jempol untukmu! .. Oh iya , mandi dulu , sebentar lagi waktunya makan malam , dan jangan sampai Kamu terlambat untuk makan .. “ .

“Kakak! Kakak! Bangun kak .....ini bukan waktunya untuk tidur malam , ini masih pagi kaaaak ” Ucap Ketniss , adikku .

‘’Hmm.. eh tunggu sebentar , Adikku? Addiku membangunkan Aku ? tapi ,bukannya Aku baru saja dipanggil Luna untuk makan malam? . OH TIDAK! Ternyata itu hanya mimpi ... jadi wanita cantik yang di poster itu bukan kenyataan .. ternyata tadi Aku hanya tertidur karena kecapean habis main dari taman kota .. Tapi , Aku jadi punya rencana .. oke , Aku punya rencana .. AKU PUNYA MISI! “ Ucapku dalam hati sambil mengucek-ucekkan kedua mataku .  
“081*********” Aku menekkan tombol keypad di telepon genggam-ku dan menelepon Miley .

“Halo , Raffles? Ada apa?, Mungkin ada yang bisa kubantu ? “ Ucap Raffles .

“Halo juga Miley , hei kawan! ..Aku punya misi! Sebuah misi yang cemerlang , hehehe ”  Ucapku .

“Wah? Tiba-tiba saja Kau menelponku dengan nada girang seperti ini . Oh iya , dan misi apakah itu?”

“Blablablablablablablablablabla . Temui Aku di taman kota , oke?  ” Ucapku .

“ Oke , baiklah Raffles , Aku menunggumu di taman kota , dan kuusahakan untuk datang tepat waktu , jam dua siang!” Ucap Miley .

“ Baiklah kawan , sampai jumpa di taman kota jam dua siang! , kututup telepon ya , dadaah!”
Ucapku sembari menutup telepon .

Di taman kota .. ada gadis kecil yang cantik , dan gadis itu sedang bersama Miley. Gadis cantik itu memakai topi kecil layaknya seorang bangsawan cantik yang sedang mendatangi suatu pesta , dan dengan baju selutut , dibawahnya terdapat rumbai berwarna putih , dan baju yang diatasnya terdapat pita cantik berwarna biru dan sepatu hitamnya yang anggun , gadis cantik itu menghampiriku .

“ Hai , siapa namamu ? Ucap wanita cantik itu .

“ Na-namaku Rafflesia , Ka-Kamu? “ Ucapku tergagap .

“ Oh , Rafflesia , nama yang cantik .. senang bisa berkenalan denganmu , Aku Kate Florida , dan Kamu bisa memanggilku Kate  , dan Aku datang kesini karena Aku saudara dekat Miley , dan Miley menelponku dan kemudian , Ia memberitahukan tentang misi yang akan Kalian lakukan . Bisakah Aku ikut dalam misimu? “ Ucap Kate .

“Oke , tentu saja boleh ... ngomong-ngomong Kita membicarakan misi ini di rumahku saja ya , kebetulan ada es limun  dan kue jahe “ Ucapku menyetujui tawaran Kate .

“Oh , tidak usah repot-repot ... kebetulan rumahku tidak jauh dari taman kota ini , jadi dirumahku saja ya ?lagipula pasti kamu masih mau menikmati es limun dan kue jahe dirumahmu ? hahaha”  Kami bertiga tertawa .

“Haha , Kau ini .. yasudah Ayo Kita berangkat!”  Ucapku sambil menuntun sepedaku dan mengikuti langkah kaki Kate menuju mobil mewahnya dan kutaruh sepedaku di bagasi mobil Kate  ...

Hanya beberapa menit kemudian , sampai di kediaman Kate Florida , dan memang .. dari penampilannya saja , sudah telihat bahwa Kate ini adalah anak orang yang kaya , dan jauh berbeda denganku . Dan Kami bertiga , melepas sandal dan memasuki rumah Kate .. Saat masuk kedalam ruang tamunya , Kami langsung disugguhi jus jeruk dan roti prancis yang dipotong .

“Jadi , apakah Kita sudah mendapatkan orang-orang dalam misi Kita , Kate? “ Ucapku .

“ Oh , tentu saja sudah , Aku sudah menyiapkan tujuh orang lainnya , dan tentu saja mereka semua kawan-kawan baikku yang juga cinta alam sama sepertimu . “ Ucap Kate .

“ Oke , kalau begitu , nama komunitas ini apa?” Ucap Miley .

“Bagaimana kalau Earth Tailor? Jadi dari kita ber-sepeluh ini layaknya seorang penjahit , Kita akan “menjahit “bumi .. Menjahit bumi sama seperti menjahit baju yang akan di-tambal , sedikit demi sedikit Kita akan “menjahit” bumi dengan , tidak menyalakan AC saat siang hari , menanam pohon sebanyak-banyaknya dan menebang pohon jika umurnya sudah tua . Dan lama kelamaan , bumi sudah “ter-tambal-kan” , jadi Kita sudah bisa menikmati kehijauan bumi . Setuju tidak? “ Ucapku menjelaskan

“Kami setuju , Raffles!” Ucap Kate dan Miley bersama tujuh orang lainnya saling  bersahut-sahutan

Setelah setuju dengan nama komunitas , dan sudah menyusun rencana “penjahitan” bumi ,pada keesokan harinya ,  Earth Tailor beraksi dalam misi “PEN-JA-HI-TAN BU-MI” .

“Pasang spanduk itu disitu , dan Kamu sebarkan brosur penjahitan bumi ini menggunakan kertas daur ulang , oke? “ Ucapku pada 8 orang lainnya , dalam hal ini , Aku adalah seorang ‘Komando’ Earth Tailor . Aku tidak bekerja sendirian , karena ada Kate sebagai asistenku . Yap! Asisten Komando! Hihihi .

Brosur sudah disebarkan kepada masyarakat luar , dan mereka semua bergegas menuju lapangan tempat para “PENJAHIT BUMI” beraksi dalam penghijauan bumi! Dan setiap warga memiiki kelompok sendiri-sendiri . Ada yang membersihkan sampah di sungai, ada yang menasihati warga sambil menyelenggarakan konferensi yang berjudul “Tailor for this earth” , dan lain sebagainya , dan  ada yang menanam pohon cocoa , yap! Ini semua berkat perantara mimpiku .. berkat Luna! .

Dan , sudah lama kemudian , Earth Tailor sudah ‘Berulang Tahun ‘ yang ke -5 . Jadi selama  sudah lima tahun yang berlalu dengan “jahit-jahit”-an bumi dengan penghijauan dan tindakan cinta bumi lainnya, Kami semua sudah mulai mengalami penurunan harga listrik , yap! Karena Kami sudah mulai mematikan AC pada siang hari , menyalakan air jika perlu , dan tindakan penjahitan lainnya , dan berkali-kali sejarah “Earth Tailor” dibukukan dan menjadi ‘Best  Seller’ ..

Sekarang udara bumi sudah mulai sejuk  . Sekarang Aku lebih sering diwawancarai di layar kaca , dan Kate ,Miley ? mereka sudah berhasil menyelenggarakan konferensi “Tailor for  this earth” ke dunia internasional , Kami semua bangga . Hutan semakin lebat, taman kota sudah luput dari sampah-sampah ..

Earth Tailor mendapatkan “Earth Awards” yang bertuliskan “Anak kecil yang peduli alam terbaik” . Dan ini merupakan sebuah ‘Kado’ untuk Earth Tailor . Tak kami sangka , ternyata .. inilah Kami! Kami berhasil. Menginjakkan kaki di karpet dalam acara ‘Awards’ atau penghargaan yang paling bergengsi di dunia . Ya , Kami sungguh bangga .

 Dan , saat kusadari .. saat itu musim gugur .. bunga sakura berjatuhan , ada yang bermekaran dengan indahnya .. dan kawan .. AKU DI JEPANG! Ya! Di negara sakura! Dan ini semua kudapatkan karena kesuksesanku .Dan Aku akan memberi bibit-bibit pohon kepada warga Jepang .

Dan kawan .. BUMI-PUN TERSENYUM .Satu pesanku untuk penerus bangsa ,  Tetaplah menjadi “Penjahit bumi” , jangan menjadi “Penjahat bumi” .  Keep being to be earth tailor , don’t be the bad guy for a earth! .

1 komentar:

Andika Prabowo mengatakan...

Cerpen bagus,,terus berkarya yah,,

Posting Komentar